Halaman Utama

Dari Ensiklopedia Penyakit

Penyakit adalah suatu keadaan abnormal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan ketidaknyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang yang dipengaruhinya. WIkipenyakit.com membantu anda untuk menemukan informasi mengenai gejala, pencegahan dan pengobatan penyakit baik secara medis atau herbal.

Penyakit tidak menular atau non-communicable disease (NCD), juga dikenal sebagai penyakit kronis, tidak ditularkan dari orang ke orang. NCD merupakan penyakit penyebab utama kematian di dunia, mewakili 63% dari total angka mortalitas setiap tahunnya, yaitu sekitar 36 juta orang. Sekitar 80% dari total kematian akibat NCD terjadi di negara berkembang yang memiliki pendapatan perkapita rendah dan menengah.

Daftar Penyakit Tidak Menular


1. Penyakit Kardiovaskuler

Penyakit Kardiovaskuler yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah Hipertensi, Stroke, dan berbagai penyakit jantung.

Hipertensi

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik secara konsisten menunjukkan angka lebih tinggi dari 140 mmHg, atau menunjukkan tekanan darah diastolik, di atas 90mmHg, dengan kata lain dikatakan hipertensi jika tekanan darah telah menunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih . Penyebab hipertensi umumnya ialah konsumsi garam yang berlebihan, merokok, diabetes, obesitas dan penyakit ginjal.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah penyakit yang mempengaruhi cara kerja jantung dan sistem peredaran darah. Penyakit jantung sangat bervariasi, diantaranya irama non-sistemik, serangan jantung, penyakit jantung bawaan, gagal jantung, stenosis mitral, endokarditis, regurgitasi aorta, syok kardiogenik, dan lain-lain.

2. Penyakit pernapasan kronis

Penyakit pernapasan kronis adalah penyakit kronis saluran udara dan struktur lain dari paru-paru. Beberapa penyakit pernapasan kronis yang paling umum adalah:kacamata-melongo

   Asma
   penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
   alergi pernapasan
   penyakit paru-paru
   hipertensi pulmonal.

Hal utama yang dapat memicu penyakit pernapasan kronis antara lain adalah merokok, polusi udara dalam ruangan(misal ruang kerja), polusi luar ruangan, alergen (pemicu aleri, bagi yang memiliki alergi) , dan kelelahan.

3. Kanker

Kanker adalah tipikal penyakit NCD yang dapat menyerang semua usia.Kanker paru-paru adalah di bagian atas daftar untuk kematian akibat kanker pada pria dan wanita. Tiga jenis kanker yang paling umum pada wanita adalah kanker payudara, kanker rahim (mulut dan leher rahim), dan kanker paru-paru. Sedangkan pada pria kanker yang paling umum adalah kanker prostat, paru-paru dan kolorektal (usus hingga ke anus).

4. Diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang mempengaruhi cara tubuh mengolah glukosa darah. The Mayo Clinic menyatakan bahwa diabetes tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di pankreas, sehingga penumpukan glukosa dalam darah. Sedangkan pada diabetes tipe 2, sel-sel menolak insulin dan menyebabkan peningkatan glukosa dalam darah.

5. Penyakit Degeneratif Penyakir degeneratif merupakan jenis penyakit yang terjadi karena proses penuaan tubuh maupun karena terkena radiasi, sehingga sel-sel tubuh mengalami penuaan dini.

Osteoporosis

Osteoporosis, juga dikenal sebagai tulang keropos, adalah penyakit akibat kepadatan tulang yang menurun, sehingga mengurangi massanya. The National Osteoporosis Foundation mencatat bahwa dari 10 juta orang Amerika dengan osteoporosis, 80%-nya adalah perempuan. Hal yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis meliputi kadar hormon seks yang rendah, aktifitas yang pasif (terlalu banyak duduk, berbaring), merokok dan penyakit lain seperti rheumatoid arthritis.

Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyebab utama demensia di antara orang-orang yang berusia di atas 60. Gejala yang muncul di antaranya adalah berkurangnya memori serta kesulitan menghitung dan mengelola tugas sehari-hari, tersesat, perubahan kepribadian, delusi dan hilangnya kontrol fungsi tubuh.

Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah penyakit yang melibatkan jaringan lunak tubuh. Gejala umum meliputi nyeri luas, pola gangguan tidur, denyut jantung tidak teratur dan kelelahan ekstrim. Gejala yang mengintensifkan pada waktu termasuk memori dan kesulitan konsentrasi, nyeri rahang, sakit kepala, hidung tersumbat dan sindrom iritasi usus besar.


Virus merupakan makhluk hidup yang tidak kasat mata, berukuran Mikrosopik (sangat kecil) yang dapat menginfeksi sel-sel organisme biologis pada tubuh itu sendiri. virus tidak dapat hidup sendiri secara bebas di alam, hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan memanfaatkan sel makhluk hidup tersebut, karena tidak mempunyai perlengkapan reproduksi sendiri, dengan itu sebagian besar virus sangat merugikan tubuh tempat yang ditumpangi virus tersebut.

Bakteri merupakan kelompok organisme yang mikroskopik (tidak kasad mata) dengan tidak memiliki membran ini sel, struktur sel bakteri relatif sederhana tanpa nukleus (inti sel), kerangka sel dan organel-organel lain seperti mitokondria dan kloroplas yang lazim ditemui di mikroorganisme lainnya, bakteri umumnya memiliki dinding sel seperti sel tumbuhan dan jamur, dengan bentuk yang sangat berbeda. Bakteri dapat memberi peran yang besar dalam kehidupan manusia. Beberapa kelompok dikenal sebagai agen penyebab infeksi dan penyakit, sedangkan lainnya dapat memberikan manfaat dibidang pangan, pengobatan bahkan industri sekalipun. Bakteri dapat bebas hidup di alam yang tersebar luas hampir semua tempat seperti tanah, air, udara bahkan dalam tubuh organisme lain seperti manusia. Berikut ini jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri pada manusia, :

Gangguan mental atau penyakit kejiwaan adalah pola psikologis atau perilaku yang pada umumnya terkait dengan stres atau kelainan mental yang tidak dianggap sebagai bagian dari perkembangan normal manusia.[1] Gangguan tersebut didefinisikan sebagai kombinasi afektif, perilaku, komponen kognitif atau persepsi yang berhubungan dengan fungsi tertentu pada daerah otak atau sistem saraf yang menjalankan fungsi sosial manusia. Penemuan dan pengetahuan tentang kondisi kesehatan mental telah berubah sepanjang perubahan waktu dan perubahan budaya, dan saat ini masih terdapat perbdaan tentang definisi, penilaan dan klasifikasi, meskipun kriteria pedoman standar telah digunakan secara luas. Lebih dari sepertiga orang di sebagian besar negara-negara melaporkan masalah pada satu waktu pada hidup mereka yang memenuhi kriteria salah satu atau beberapa tipe umum dari kelainan mental.

Lihat kategori