Anthrax

Dari Ensiklopedia Penyakit

Anthrax (antraks) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis.

Meskipun anthrax terutama mempengaruhi ternak dan hewan liar, manusia dapat terinfeksi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang sakit.

Biasanya, anthrax tidak menular dari orang ke orang, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, lesi kulit antraks dapat menular.

Paling sering, bakteri anthrax masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit.

Seseorang juga dapat terinfeksi karena memakan daging terkontaminasi atau menghirup spora bakteri.

Tanda dan gejala anthrax bervariasi mulai dari luka pada kulit, mual, hingga muntah serta shock.

Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dapat menyembuhkan kebanyakan infeksi anthrax yang diakibatkan kontak kulit atau daging yang terkontaminasi.

Sedangkan antrax yang terhirup lebih sulit diobati dan bisa berakibat fatal. Gejala

Terdapat tiga jenis antrax, masing-masing dengan tanda dan gejala yang berbeda.

Dalam kebanyakan kasus, gejala berkembang dalam waktu tujuh hari setelah terpapar oleh bakteri.

Berikut adalah 3 jenis anthrax dan gejalanya: 1. Anthrax kulit (cutaneous anthrax)

Anthrax jenis ini masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit dan menjadi jenis paling umum dari anthrax.

Anthrax kulit juga paling ringan dan dengan pengobatan yang tepat jarang berakibat fatal.

Tanda dan gejala antrax kulit meliputi:

– Kulit yang bengkak dan benjol serta gatal menyerupai gigitan serangga yang cepat berkembang menjadi sakit dengan pusat bengkak berwarna kehitaman

– Pembengkakan pada kelenjar getah bening dekat area yang terkena

2. Antrax gastrointestinal

Anthrax jenis ini terjadi saat seseorang memakan daging tidak matang dari hewan yang terinfeksi.

Tanda dan gejala anthrax gastrointestinal meliputi:

– Mual – Muntah, yang sering disertai darah pada tahap lanjut penyakit – Kehilangan nafsu makan – Demam – Diare parah disertai darah pada tahap akhir penyakit – Sakit tenggorokan dan kesulitan menelan – Leher bengkak 3. Anthrax Inhalasi (inhalation anthrax)

Anthrax inhalasi terjadi ketika seseorang menghirup spora anthrax dan menjadi jenis yang paling mematikan.

Tanda dan gejala awal antrax inhalasi meliputi:

– Gejala seperti flu, seperti sakit tenggorokan, demam ringan, kelelahan dan nyeri otot yang dapat berlangsung beberapa jam atau beberapa hari

– Ketidaknyamanan pada dada

Seiring penyakit semakin berkembang, gejala akan meliputi:

– Demam tinggi

– Kesulitan bernapas

– Shock

– Meningitis – peradangan otak dan sumsum tulang belakang yang berpotensi mengancam nyawa Penyebab

Spora antrax berasal dari bakteri anthrax yang terjadi secara alami dalam tanah di sebagian besar wilayah dunia.

Spora ini bisa berada dalam kondisi tidak aktif selama bertahun-tahun sampai menemukan inang yang sesuai seperti hewan liar atau berbagai hewan ternak (domba, sapi, kuda, kambing, unta).

Hewan ternak dan hewan liar terinfeksi yang melakukan kontak dengan manusia akan menularkan anthrax. Faktor Risiko

Untuk terkena anthrax, seseorang harus mengalami kontak langsung dengan spora antrax.

Risiko kontak dengan spora anthrax akan semakin tinggi pada:

– Personel militer yang ditugaskan ke daerah dengan risiko tinggi anthrax

– Bekerja dengan antrax di laboratorium

– Menangani kulit binatang, bulu atau wol dari daerah dengan insiden tinggi anthrax

– Bekerja di klinik hewan, terutama jika berurusan dengan ternak


Daftar Penyakit Terlengkap

Penyakit Menular Penyakit Tidak Menular
Penyakit Psikologis Daftar Penyakit Lengkap
Penyakit Karena Virus Penyakit Karena Bakteri